Ramadhan telah usai, Hari kemenangan elah kita laksanakan

Lalu?

apa makna kemenangan bagi kita?

apakah sebuah kemenagan jika puasa yang katanya melawan hawa nafsu, justru kita lewati dengan memuaskan hawa nafsu?

Mestinya kemenangan itu kita lalui dengan melanjutkan apa yang kita lakukan pada saat ramadhan.

Jika Ramadhan kita lalui dengan puasa wajib, mestinya di bulan Syawal kita lanjutkan dengan puasa Syawal sebagaimana Sabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa puasa Ramadhan kemudian mengikutinya dengan puasa enam hari pada bulan Syawal, maka hal itu laksana puasa setahun.” (HR Muslim)

kemudian kita ikuti puasa-puasa sunnah lainnya,

Jika di bulan Ramadhan kita lakukan shalat malam, mestinya kemenangan itu kita gunakan dengan shalat malam di hari-hari yang lain. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Shalat yang paling afdal setelah shalat fardhu adalah shalat malam.” (HR Muslim)

marilah kita rayakan kemenagan dengan membuktikan kita telah menang melawan hawa nafsu. bukan mematikan hawa nafsu dan bukan emuaskan hawa nafsu.

Semoga Allah selalu membeikan petunjukkan kepad kita semua

Amiin