Bantuan Merapi

Laporan Harian kegiatan kami di Pengunngsian (mungkin anda jadi tertarik untuk membantu)

ejak letusan dahsyat kamis malam dan jumat  pagi maka pengungsi menjadi masuk daerah kami. saya yang tinggal di dekat stadion Maguwo (1 km timur stadion) harus ikut membantu. alhamdulillah banyak rekan2 yang mentransfer uangnya sehingga dapat meringankan beban berat saudara2 kita yang mengungsi.

Kegiatan yang telah kami lakukan adalah:

  1. Jumat 5/11/10 nasi bungkus ke Stadion Maguwo dari warga Perum Soka Asri Permai  Kadisoka Purwomartani Jogja tenmpat kami tinggal
  2. Sabtu 6/11/10 nasi bungkus, bubur untuk balita, sabun cuci, sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, shampoo ke stadion Maguwo dikirim dalam dua tahap bantuan dari dosen karyawan TIP-Ub, THP-UB, dosen FPt, FMIPA, UM, Unitri, dll
  3. Minggu 7/11/10 nasi bungkus, minuman kemasan, sabun mandi, susu balita, minyak kayu putih (untuk habis mandi balita), bahan bakar genset (karean listrik mati sejak jumat) di Ngluwar Magelang (perbatasan dengan DIY) karena belum tersentuh bantuan. sumbangan dari alumni FP-UGM 80, FE-UB, pertanahan Pati, dll. kami berangkat dengan dua mobil
  4. Senin 8/11/10 bahan berupa minyak goreng, mie instant, air mineral, kecap, sambal instan, telur, dan beras ke Muntilan sesuai permintaan panitia (aparat desa). semua biaya telah ditutup oleh PATPI. makasih sauadara2ku. semoga jadi amal ibadah kita.
  5. Hari ini selasa 9/11/10 kirim bahan makanan ke Muntilan berupa beras, minyak tanah, telur, mie, dan aqua
  6. Rencana Hari Rabu 10/11/10 petugas dari Mungkid akan kita ajak belanja, biar memilih sendiri kebutuhannya.

mari kita bantu sesama.

sisa dana yang masih ada sekitar 3,7 juta dari 12 juta yang masuk. kalau ada yang mau kirim masker.di Muntilan butuh banyak karena jarak panjang hanya 10 m.kemarin kaca mobil saya macet shg mata agak perih. alhamdulillah kini sudah sembuh.

Tags: , ,

6 Responses to Bantuan Merapi

  1. drajat says:

    saya pernah membaca di koran tentang pakan sapi alternatif dengan fermentasi (jerami kering, molase/tetes tebu, Micro Organisme Lokal, anaerob) dalam 24jam sudah boleh di berikan ke sapi, dengan daya tahan 6bulan(anaerob).

    yang saya ingin tahu tentang pembiakan micro organisme dengan menambahkan tetes tebu/gula + air dan diamkan selama 1 minggu.
    Cara tersebut juga berhasil di gunakan untuk organisme buatan pabrik seperti em 4 .

    Apakah ada efek dari em 4 yang telah di perbanyak menggunakan cara tersebut ? ataukah ada cara lain yang lebih sistem matik yang biasa di gunakan di lab untuk pembiakan bakteri/micro organisme?

    Terima kasih

  2. Avatar of nurhidayat nurhidayat says:

    jerami dengan urea disebut amoniasi, dengan mikroorganisme lebih sering disebut silase untuk pengawetan hijauan pakan. EM4 baikpula digunakan krn ada lactobacillus di dalamnya. untuk pembiakan di lab silahkan gunakan biakan atau kultur murni lalu diperbanyak sendiri

  3. drajat says:

    Selamat pagi Bapak Nurhidayat,

    referensi :
    - http://www.ugm.ac.id/index.php?page=rilis&artikel=3198
    - http://www.em4indonesia.com/aplikasi/aplikasi-em-pada-perikanan

    pemahaman saya sebagai berikut:
    setelah botol em4 dibuka, em4(300ml) di encerkan dengan air gula/molase(5liter) agar em4 aktif (di biarkan 1 minggu), baru di gunakan untuk membuat silase seperti pada referensi di atas.

    karena em4 cepat habis, maka di lakukan pembiakan skala rumah tangga hanya mencampurkan em4(300ml), dedak 2kg, molase+air(5 liter).

    1. apakah fungsi dari dedak, ada yang mengatakan kalo mikroba makanan nya sesuatu yang manis2.

    2. apakah ada cara lain yang untuk pembiakan em4 yang baik dan benar, bertujuan menjaga kangdungan em4 pabrik.

    Terimakasih

  4. drajat says:

    Seteleh searching “kultur murni”

    ahirnya tersesat ke web berikut ini yang mudah saya pahami:

    - http://ekahariani.blogspot.com/2010/10/pembiakan-massal-bakteri.html

    meskipun demikian kebanyakan bakteri tumbuh baik pada media dasar, yaitu media yang terdiri dari: ekstrak daging (beef extract), NaCl, dan aquadest.

    - http://n4zer.wordpress.com/mirobiologi-pembuatan-media-jenis-jenis-mikroba/

    Medium cair yang biasa dipakai ialah kaldu daging lembu sebanyak 3 gr dalam 1 liter air murni dan 5 g peptone. Peptone ialah protein yang terdapat pada daging, air susu, kedelai, putih telur. Peptone N2 kaldu berisi garam-garam mineral.

    di supermarket ada kaldu sapi saset apa kah itu bisa di gunakankan?
    (atau ada rekomendasi media2 lain yang mudah di dapat dari supermarket atau pasar tradisional)

    penambahan dedak mungkin sebagai sumber protein bagi bakteri

    - http://bandarsampah.blogdetik.com/index.php/archives/69 hanyak menggukan molese+air+em4 diamkan selama 1 minggu

    Terimakasih atas masukan tambahan dari Bapak nurhidayat.

  5. Avatar of nurhidayat nurhidayat says:

    EM adalah kultur campuran sehingga kalo ditumbuhkan langsung akan ada yang tumbuh adapula yang tidak shg hasil penumbuhan tidak selalu sama

  6. Nurhidayat says:

    Harusnya diberikan secepatnya……..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>