Metode Kultur Murni

Nur Hidayat

Untuk mendapatkan kultur murnia berbagai mikroorganisme, dikenal beberapa metode yang digunakan. Isolasi merupakan salah satu langkah yang harus dilakukan sehingga dapat diperoleh kultur murni yang berasal dari satu koloni.

Saat ini telah dikembangkan metode isolasi menggunakan micromanipulator yang lebih efisien untuk pekerjaan isolasi secara rutin. Untuk memperoleh kultur tunggal maka metode pengenceran sering digunakan.

Sebelumnya metode pengenceran tergantung pada pengenceran kultur sampai cairan kemungkinan besar secara teoritis masih mengandung sebuah sel tunggal sebagaimana dinilai dari jumlah awal. Namun, metode tersebut membosankan, dapat diandalkan dan hanya dapat digunakan untuk organisme yang dominan. Metode ini sekarang jarang digunakan. Mikrobiolog mulai menemukan kemungkinan pengenceran pada permukaan padat.

Sampel ditempatkan di satu titik pada medium pertumbuhan padat yang steril dan kemudian  dengan menggunakan jarum steril, sampel (atau inokulum) digoreskan beberapa kali di atas permukaan media. Beruntun masing-masing mewakili proses pengenceran sehingga diperoleh sel tunggal di sepanjang garis tersebut. Masing-masing, pada inkubasi, tumbuh menjadi koloni yang terpisah, yang dapat digunakan untuk kultur murni. Metode beruntun, dipelopori oleh Robert Koch. Sebuah alternatif untuk metode beruntun adalah metode tuang. Sampel diencerkan dan  dicampur dengan medium pertumbuhan yang sebelumnya diencerkan pada suhu yang sesuai. Campuran dituangkan ke dalam cawan petri dan diinkubasi. Setiap sel menghasilkan sebuah koloni dalam media agar.

Berikut tiga metode yang umum digunakan dalam metode kultur murni di laboratorium:

(i)            pour plate method,

(ii)           streak plate method, dan

(iii)          spread plate method.

Tags: , ,

2 Responses to Metode Kultur Murni

  1. Allie says:

    Your story was rlleay informative, thanks!

  2. Salah satu dari beberapa sumber daya yang harus diperhatikan dalam mencapai produktivitas yang optimal adalah sumber daya manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>