Nur Hidayat, Irnia Nurika dan Sri Suhartini.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Brawijaya Malang

Program VUCER 2009

ABSTRAK

Tujuan daripengabian ini adalah untuk mendapatkan performansi produk kacang bawang yang lebih baik melalu penggunaan spinner. Metode pelaksanaan yang digunaan adalah intriduksi spinner sebagai upaya mengurangi minyak pada produk dengan lebih cepat sehingga mencegah proses ketengikan. Introduksi alat dilakukan dengan penambahan alat spinner, pendampingan operasional alat dan pengamatan kualitas organoleptik produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dengan menggunakan spinner waktu pengetusan produk menjadi lebih cepat sehingga produkdapat dikemas pada hari itu juga. Hasil pengujian organoleptik juga menunjukkan adanya kualitas yang lebih baik yang ditunjukkan dengan rasa yang lebih enak dan renyah serta warna lebih cerah. Kekurangan yang dirasakan oleh pelaku UKM adalah adanya tambahan energy karena pengetusan semula tidak dengan energy listrik kini dengan listrik. Namun demikian, biaya ini dapat ditutupi dengan adanya peningkatan kapasitas produksi dan jumlah produk yang terjual. Kesimpulan yang dapat kami tarik adalah alat spinner dapat dimanfaatkan UKM untuk meningkatakan kualitas produk dan penerimaan pasar.

Kata kunci: spinner, kacang bawang, UKM