Belajar dar Mikroskop

February 22, 2016 by nurhidayat

Mikroskop merupakan alat yang banyak digunakan dalam mempelajari Mikrobiologi. alat ini memiliki kemampuan yang beragam tergantung jenisnya. dapat mengamat mulai dari perbesaran 100 kali hingga 250.000 kali.
salah satu hal yang menarik dari mikroskop adalah ia hanya mengamati dan membuat lebih detil preparat yang ada padanya bukan yang jauh darinya. preparat tadai akan dapat kita amati secara detil sehingga kita dapat memeproleh pengetahuan yang lebih baik.
begitu juga dengan hidup
marilah kita berbuat seperti mikroskop
hanya mengamati apa-apa yang ada pada kita bukan apa-apa yang ada pada orang lain.
kita amati dengan detil agar kita tahu kekurangannya untuk kita perbaiki.
kita selalu instrospeksi pada hal-hal yg mungkin kita anggap kecil tapi dapat menjadi besar
kita tidak perlu mengoreksi kelemahan orang lain apalagi sampai menyakiti
setiap hari kita pahami diri kita, apa yg masih kurang baik
kita syukuri apa yang telah diberikan Allah
dan jatidiri baru akan selalu muncul dari jiwa yang introspeksi dan penuh syukur
selamat belajar materi mikroskopi
salam
Nur Hidayat

Memulai dari yang kecil

February 12, 2016 by nurhidayat

belajar mikrobiologi ibaratnya mempelajari sesuatu yang tidak nampak tapi kita yakini keberadaannya.

Tidak usah berpikir bagaiman wujud Allah, bagaiman bentuk Malaikat, seringkali kita tidak pernah tahu wujud virus padahal di musim hujan ini kita sangat berteman dengan virus apalagi yang terkena flu, belum lagi virus Zika.

memepelajari sesuatu yang tidak nampak secara kasat mata dapat dilakukan dengan berbagai macam cara

1. menggunakan alat yang canggih sehingga kita melihat bentuk organisme tersebut

2. belajar dari hasil aktivitasnya, misal yogurt dsb tanpa kita pernah melihat wujudnya

memeplajari mikroorganisme adalah awal kita belajar mempercayai ciptaan Allah

sesuatu yang kadang tidak kita kehendaki tiba-tiba ia telah ada di tubuh kita

atau kita menantikan dan mecoba menumbuhkan namun tidak juga tumbuh

itulah hidup dan harapan pada Allah

kadangkala kita berdo’a siang malam namun yang kita harapkan tak kunjung datang, sementara yang tidak kita harapkan justru menghampir

selamat belajar mikrobiologi

kecil itu indah

salam

nur hidayat

Belajar dari Struktur Sel

September 21, 2015 by nurhidayat

Sel merupakan penyusun organ suatu organism. Pada organism tingkat tinggi maka sel satu dengan sel yang lain akan saling terkait dan membentuk suatu jaringan yang saling mendukung sehingga organism tersebut dapat melakukan aktivitasnya dengan baik. Pada organism uniselular maka sel itu sendiri yang berfungsi sebagai individu. Sel tersebut akan melakukan aktivitas metabolism dan perkembangbiakan. Jadi pada dasarnya sel itu secara individu akan melakukan aktivitasnya untuk tumbuh dan berkembang dan jika sel ada pada system multiselular maka perkembangannya akan terkait dengan system yang ada sehingga individu tersebut akan tumbuh sempurna. Kerusakan/kematian satu sel akan dapat diperbaiki/digantikan oleh sel yang lain.
Itulah contoh kehidupan biologis yang diajarkan Tuhan pada kita melalui temuan para ilmuwan dan tidak melalui para Nabi. Apa makna yang dapat kita pelajari dalam hidup dan kehidupan ini?
Sebuah keluarga jika diibaratkan sebagai sebuah sel, maka kita harus melakukan aktivitas agar keluarga tersebut tumbuh dan berkembang dengan baik. Pertumbuhan akan berlangsung dengan baik jika bagian-bagian sel (keluarga) tersebut saling mendukung. Seperti halnya sel maka dalam keluarga harus ada pembagian tugas dan tanggung jawab. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab tersebut harus dilakukan dengan penuh keikhlasan karena ia yakin apa yg ia lakukan adalah untuk tumbuh dan berkembangannya sel (keluarga).
Kebutuhan sel untuk tumbuh dan berkembang ada di luar sel dan harus dimasukkan menjadi bagian2 sel dan energy. Begitu juga dengan keluarga, hasil kerja hendaklah menjadi bagian penyusun keluarga bukan untuk merusaknya atau hanya untuk kepentingan satu bagian keluarga tersebut. Jangan sampai ketika sel itu tumbuh dan berkembang ada bagian dari keluarga yang merasa tersingkirkan atau tidak mendapatkan kasih saying kemudian melakukan hal-hal yang dapat merusak keluarga tersebut.
Sistem multiselular juga dapat digunakan sebagai contoh sebuah komunitas seperti RT, RW, Desa bahkan hingga Negara. Maka tiap keluarga atau bagian terkecil dari system tersebut harus memiliki komitmen untuk membangun dan tumbuh. Bukan tumbuh untuk dirinya sendiri atau kelompoknya. Tapi kesatuan sebuah system. Negara akan maju jika setiap elemen menyadari fungsinya untuk membangun bukan menghancurkan elemen yang lain. Jadi sebenarnya kehancuran atau lemahnya suatu pemerintahan terjadi karena kita tidak mengikuti sunatullah tetapi lebih mementingkan hawa nafsu semata.
Jadi?
Masihkan kita menganggap kita maju karena oleha piker kita semata?
Kita akan sukses kalau kita mengikuti jalan yang telah ditetapkan Tuhan.

Tugas Pembuatan Video Biologi

April 20, 2015 by nurhidayat

Persyaratan:
1. Durasi video sekitar 5 menit (3 – 7 menit)
2. Hasil produksi kelompok bukan ambil dari youtube atau yang lain
3. disampaikan secara runtut
4. dapat meliput pelaksanaan kegiatan yang diberi narasi
5. dapat diselingi dengan powerpoint atau animasi

daftar kelompok diserahkan paling lambat 24 april 2015
video dalam format mp4 diserahkan paling lambat tanggal 30 April 2015 dalam CD

Tugas Klasifikasi Organisme

March 23, 2015 by nurhidayat

klasifikasi merupakan upaya orang untuk melihat kesamaan satu organisme dengan yang lainnnya sehingga diketahui hubungan kekerabatannya dan dapat dihindari adanya satu organisme dengan nama lebih dari satu
tuliskan satu spesies organisme dan klasifikasinya. sebutkan manfaat atau bahayanya organisme tersebut bagi kehidupan kita.
jika organisme tersebut telah digunakan teman anda, anda masih dapat menggunakannya asalkan manfata/bahaya yang saudara sebutkan tidak sama
sertai dengan link sumber pustaka
jangan lupa tulis nama, nim dan klas apa
selamat mengerjakan

jawaban langsung pada blog ini.

tugas ditutup sebelum kuliah minggu berikutnya dilaksanakan

Pengisian SKP

February 24, 2015 by nurhidayat

peltihan pengisian SKP dosenberikut contoh pengisian SKP untuk Dosen

CONTOH-SKP-pelatihan

 

Minyak Biji Seledri

March 23, 2014 by nurhidayat

Seledri selama ini banyak dimanfaatkan untuk berbagai penyakit. umumnya yang dimanfaatkan adalah daunnya atau tanaman seledri. kita kurang begitu mengenal tentang biji seledri.
Biji seledri dapat diekstrak dan diambil minyaknya. minya biji seledri banyak mengandung turunan dari phthalide seperti sedanolide, sedanonic anhydride, 3-n-butyl pthlide dan lain-lain.
biji seledri dimanfaatkan sebagai bahan herbal, suplemen diet dan ramuan antirematik.
Senyawa nitrogen dalam biji minyak biji seledri memiliki pengaruh baik bagi sistem syaraf pusat, asma, encok, dan anti peradangan
sumber: Antioxidant, cyclooxygenase and topoisomerase inhibitory compounds from Apium graveolens Linn. seeds
Momin, R A; Nair, M G. Phytomedicine9.4 (May 2002): 312-8.

Antara Beras dan Terigu

March 10, 2014 by nurhidayat

Bangsa Indonesia pada dasarnyaadalah bangsa yang mengkonsumsi beras bukan terigu. namun demikian, fakta menunjukkan dalam dua dekade ini terigu menjadi bagian menu yang penting dan sering tak terhindarkan. Kelas menengah ke atas mulai sering mengkonsumsi roti, sementara kelas menengah ke bawah dijejali dengan mie instant. inilah yang menyebabkan peningkatan konsumsi terigu meningkat sebesar 5 % pertahun sejak 2002.

Tingginya laju konsumsi terigu ini dipicu oleh gagalnya swa sembada beras dan diikuti dengan impor beras dari Vietnam.

Kita tidak mampu menghasilkan gandum karena iklim yang tidak sesuai lalu kenapa tubuh kita mencona menyesuaikannya?

kita gagal swa sembada beras tanpa tahu apa penyebabnya. dari tingkat menteri hingga peneliti tak tahu apa yang harus diperbuat untuk petani.

haruskah kita akan jadi tumpahan produk asing?

lalu apa yang akan kita lakukan?

akankah kita lebih membanggakan olahan terigu?

banyak produk lokal yang sebenarnya cocok untuk kehidupan kita, namun otak kita telah ditumpuki dengan atribut-atribut hebatnya produk impor dan mungkin kelak isi otak kita adalah impor.

mungkinkah kita hanya mampu mengekspor asap yang terbawa angin?

didakam hati dan otak kitalah semua jawaban itu ada

 

menjadi penelaah buku ajar di Universitas Terbuka

November 18, 2013 by nurhidayat

Pada hari kamis 14 November hingga Sabtu 6 November 2013 pak Nur Hidayat mendapat kepercayaan dari Universitas Terbuka Jakarta untuk menelaah buku ajar yang akan diterbitkan. buku ajar yang ditelaah adalah Sanitasi dalam Industri Pengolahan Pangan karya Prof Betty S. Laksmi Jenie dari IPB.
selama penelaahan telah dilakukan diskusi dengan penulis.
pada hari pertama, kami beikan ke beliau buku-buku baru untuk digunakan memperkaya naskah yang telah dibuat
naskah terdiri dari 6 modul yang dilengkapi dengan soal-soal untuk evaluasi pembelajaran

Selected Starter Cultures (SSC)

October 29, 2013 by nurhidayat

Selected streter culture (SSC) banyak digunakan dalam produksi pangan hasil fermentasi terutama untuk produksi wine, olahan susu, sosis, vinegar dan fermentasi sayuran lainnya. Keuntungan penggunaan SSC terkait dengan pengendalian proses, sanitasi dan mutu produk.

Desain SSC apda dasarnya mencakup tiga tahap yaitu:

  1. Start-up pada kondisi laboratorium
  2. Scale-up dalam system tanki
  3. Produksi skala pabrik

Sebagai contoh pada proses produksi vinegar untuk memperbaiki proses seringkali tahap 1 ditambah dengan etanol 3 % dan tahap 2 dengan asam asetat 3 %. Pada tahap 1 mula pertama digunakan kultur cair 5 mL dan dipindah ke volume yang lebih besar dengan meningkatkan kandungan bahan padat etrlarut (dari 7 hingga 200Bx). Tahap 1 dihentikan pada volume SSC 70 L (pH 3,37; asam asetat 5,62%; etanol 1,22%) dan ini membutuhkan waktu 30 hari. SSC tahap 1 ini digunakan untuk menginokulasi operasi scale-up (tahap 2). Tahap 2 dilakukan selama 121 hari dengan 7 kali pemindahan/peningkatan skala sehingga volume akhir mencapai 628 L (pH 3,4; asam asetat 5,0%, etanol 2,0 %). Tahap 3 dilakukan dalam barrel-barrel kayu dengan mencampurkan hasil tahap 2 dengan medium segar. Proses tahap 3 berlangsung selama 28 hari sehingga diperoleh asam asetat 6 % dan alcohol terus turun. Tahap 3 diakhir dengan evaporasi untuk meningkatkan padata terlarut.

Pustaka:

Maria Gullo, Luciana De Vero, and Paolo Giudici. 2009. Succession of Selected Strains of Acetobacter pasteurianus and Other Acetic Acid Bacteria in Traditional Balsamic Vinegar. Appl. Environ. Microbiol 75: 2585 – 2589.